Bagi kita yang hobi banget menambah waktu baca demi memuaskan rasa penasaran pada kisah-kisah di Wattpad, sudah sewajarnya platform ini bukan tempat baca yang biasa. Wattpad telah menjadi sebuah semesta digital tanpa batas, tempat jutaan imajinasi dan kreativitas bertemu. Keunikannya ini juga menjadikannya sebagai ekosistem yang memiliki konten sangat beragam; mulai dari kisah romantis yang bikin baper, dunia fantasi penuh imajinasi, fanfiction idol, sampai konten non-fiksi.
Menariknya, dinamika tren di Wattpad terus berubah dengan begitu cepat. Saya sendiri sampai tidak tahu tren apa yang berada di posisi paling atas di periode ini. Dari siklus semacam itulah lahir berbagai macam sub-genre yang unik dan kerap kali mendobrak industri penerbitan konvensional. Oleh karena itu, memahami anatomi dan karakteristik dari masing-masing genre dominan ini menjadi sangat penting—baik bagi pembaca agar tidak salah memilih asupan bacaan harian, maupun bagi penulis pemula yang ingin memetakan audiens sasaran demi memikat hati jutaan pembaca.
Mari kita mulai dari yang paling umum. Perlu diperhatikan, saya di sini akan membagikannya secara urut berdasarkan preferensi personal. Harap dimaklumi, 🙏🙏🙏.
1. Fiksi
Cerita rekaan tentang karakter, latar, dan peristiwa buatan sendiri, menggunakan alur dan perkembangan karakter untuk menyampaikan narasi yang padu.
2. Fiksi - Genre
Pengelompokan luas berdasarkan tema dan cara penceritaannya, yang menetapkan ekspektasi pembaca dan mempermudah penemuan cerita:
- Romansa: Cerita yang berpusat pada hubungan romantis, mengeksplorasi ikatan emosional, ketertarikan, ketegangan, serta perkembangan hubungan antarkarakter.
- Horor: Cerita yang dirancang untuk menakut-nakuti, membuat tidak nyaman, atau mengeksplorasi sisi gelap psikologi manusia. Sering kali menyertakan elemen supernatural, psikologis, atau kekejian.
- Misteri: Alur cerita yang digerakkan oleh pengungkapan rahasia, kejahatan, atau teka-teki yang belum terpecahkan. Berfokus pada investigasi, deduksi, dan ketegangan.
- Paranormal: Cerita yang berlatar di dunia nyata dan melibatkan fenomena supernatural, makhluk, atau hantu. Cerita-cerita ini memadukan latar sehari-hari dengan elemen menyeramkan atau dunia lain.
- Aksi dan Thriller: Cerita bertempo cepat yang digerakkan oleh bahaya, konflik, dan skenario berisiko tinggi. Cerita-cerita ini menekankan pada urutan adegan yang memacu adrenalin, keputusan hidup-mati, serta ketegangan psikologis.
- Fantasi: Cerita yang menyertakan elemen magis, mitos, atau dunia lain. Berlatar di dunia imajiner dipenuhi pahlawan, sihir, petualangan, dan makhluk supernatural.
- Fiksi Ilmiah: Mengeksplorasi konsep futuristik, spekulatif, atau kemajuan teknologi. Cerita-cerita ini mengimajinasikan apa yang mungkin terjadi melalui sains, inovasi, atau pendobrakan hukum fisika yang kita kenal.
- Fiksi Sejarah: Narasi yang berlatar pada periode sejarah tertentu, sering kali berfokus pada peristiwa, tokoh, atau tempat bersejarah.
- Budaya dan Identitas: Cerita yang mengeksplorasi latar belakang budaya, warisan, dan identitas pribadi atau kolektif. Sering kali bersifat reflektif atau berakar pada pengalaman komunitas, peran sosial, atau narasi diaspora.
- Tema Sosial: Fiksi dengan fokus kuat pada komentar sosial, keadilan, aktivisme, serta isu-isu dunia nyata seperti kesehatan mental, diskriminasi, dan agama.
LGBTQIA+: Cerita yang berpusat pada karakter dan pengalaman queer, mengeksplorasi gender, seksualitas, identitas, dan hubungan antarmanusia.
3. Subgenre
Klasifikasi yang lebih spesifik dalam suatu genre yang mencerminkan tema populer, latar, trope, gaya narasi, atau identitas karakter. Subgenre memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai isi cerita atau bagaimana cerita tersebut dikisahkan—seperti benci-jadi-cinta, latar distopia, atau tokoh utama gay—sehingga meningkatkan relevansi dan personalisasi dalam rekomendasi. Subgenre per genre:
a. Romansa
- Bad Boy: Pesona berbahaya dan pemberontakan yang sulit ditolak. Karakter utama dalam kategori ini suka melampaui batas dan mematahkan hati, tetapi selalu ada alasan di balik sikap buruk mereka.
- Miliarder dan CEO: Kisah romansa yang berpusat pada tokoh-tokoh berkuasa dan kaya raya—biasanya CEO, miliarder, jutawan, atau pebisnis berstatus tinggi.
- Perguruan Tinggi dan Universitas: Berlatar di lingkungan akademik, romansa ini menampilkan para mahasiswa yang menjalani dinamika cinta, persahabatan, dan identitas selama masa-masa pembentukan jati diri di perguruan tinggi.
- Hubungan Kontrak: Romansa yang dibangun di atas hubungan palsu atau formal—seperti perjodohan, pernikahan kontrak, atau pacaran settingan—yang perlahan berubah menjadi ikatan emosional yang nyata.
- Koboi: Pesona pedesaan, kekuatan fisik yang tangguh, dan romansa di alam terbuka. Cerita-cerita ini berlatar di kota kecil, peternakan, dan arena rodeo dengan kisah cinta yang menyentuh hati.
- Romansa Gelap: Mengeksplorasi sisi hubungan yang lebih gelap dan tabu—termasuk dinamika hubungan yang tidak sehat, obsesi, dan ketimpangan kekuasaan. Sering kali melibatkan karakter dengan moralitas abu-abu, trauma, dan intensitas emosional yang tinggi.
- Takdir Cinta: Cinta yang sudah tertulis di antara bintang-bintang. Cerita ini berfokus pada takdir, belahan jiwa, dan jenis cinta yang menentang waktu, ruang, atau logika.
- Benci jadi Cinta: Cerita tentang daya tarik antara dua kutub yang berlawanan, di mana karakter memulai hubungan sebagai rival, musuh bebuyutan, atau lawan—yang akhirnya justru jatuh cinta.
- Erotika: Konten dengan tema eksplisit, sering kali melibatkan BDSM atau fantasi seksual. Meskipun terdapat keintiman emosional dan alur narasi, pengalaman erotis konsensual dan gairah fisik menjadi fokus utama. Hanya untuk pembaca dewasa (18+).
- Cinta Pertama: Manis, canggung, dan tak terlupakan. Cerita ini menangkap intensitas dan kepolosan saat jatuh cinta untuk pertama kalinya.
- Sahabat jadi Cinta: Kisah manis dan tulus di mana cinta tumbuh dari persahabatan yang mendalam—sering kali melibatkan teman masa kecil, teman sekamar, atau sahabat karib yang perlahan menyadari perasaan romantis mereka.
- Akhir Bahagia: Cerita di mana cinta akhirnya menang, berakhir dengan "bahagia selamanya" (happily ever after) atau "bahagia untuk saat ini" (happy for now).
- SMA: Romansa remaja yang berpusat pada cinta monyet, gebetan, dan pengalaman beranjak dewasa selama masa SMA.
- Hari Raya: Romansa yang dibalut keajaiban musim perayaan. Cerita-cerita ini berlangsung di sekitar hari raya seperti Natal, Tahun Baru, atau Diwali—menghadirkan suasana yang nyaman, tradisi musiman, dan cinta yang hangat. Baik itu reuni di kampung halaman atau pernyataan cinta kejutan saat Valentine, kategori ini penuh dengan kegembiraan, pesona, dan kesempatan kedua selama masa-masa paling berarti dalam setahun.
- Cinta Segitiga: Tiga hati, satu pilihan. Dilema romantis ini menempatkan karakter dalam pertentangan antara perasaan mereka sendiri—dan satu sama lain—dalam jejaring loyalitas serta keinginan yang rumit.
- Mafia: Kisah romantis yang berlatar di dunia kejahatan terorganisir yang berbahaya—sering kali melibatkan cinta terlarang dengan karakter yang memiliki moralitas abu-abu serta kesetiaan yang penuh risiko.
- Pernikahan dan Perceraian: Mengeksplorasi hubungan yang menghadapi kompleksitas pernikahan, menjadi orang tua tunggal, perpisahan, atau membangun kembali hidup setelah patah hati.
- Cinta Dua Kutub: Dua orang dari dunia berbeda yang seharusnya tidak cocok—tapi entah bagaimana bisa bersatu. Percikan cinta muncul ketika kepribadian mereka berbenturan dan cinta menjembatani setiap perbedaan.
- Komedi Romantis: Romansa ringan dengan kesalahpahaman yang lucu, situasi canggung, dan adu mulut yang cerdas. Cerita-cerita ini memadukan momen yang mengundang tawa dengan alur romansa yang mendebarkan.
- Kesempatan Kedua: Cinta yang bersemi kembali antara karakter yang memiliki masa lalu bersama—baik itu mantan kekasih, kekasih masa kecil, atau cinta yang sempat hilang.
- Anak Rahasia: Putaran takdir yang membawa peran orang tua tak terduga ke dalam cerita. Mulai dari kehamilan yang dirahasiakan hingga pengungkapan yang mengejutkan, cerita ini berpusat pada cinta, tanggung jawab, dan kesempatan kedua.
- Kehidupan Sehari-hari: Cerita realistis dan hangat yang berfokus pada momen sehari-hari dalam suatu hubungan—menonjolkan getaran emosional yang halus, kehidupan rumah tangga, dan cinta yang tumbuh perlahan dari pengalaman harian.
- Slow Burn: Ketegangan romantis yang terbangun secara bertahap seiring waktu, menekankan pada pertumbuhan keintiman emosional dan hubungan romantis yang berkembang perlahan.
- Kota Kecil: Berlatar di komunitas yang erat, romansa ini sering mengusung tema pulang kampung, kesempatan kedua, menemukan keluarga, dan kekasih masa kecil. Latar seperti kafe, toko buku, dan acara lokal sangat umum ditemukan.
- Olahraga: Romansa yang melibatkan atlet atau lingkungan terkait olahraga. Bisa berfokus pada dinamika tim, pelatihan, ketenaran, atau kompetisi, dengan karakter utama sebagai pemain, pelatih, atau rival sengit.
- Ketegangan: Menggabungkan ketegangan romantis dengan bahaya eksternal—seperti penguntit, pengawal pribadi, penculikan, atau investigasi.
- Tragedi: Kisah cinta yang berakhir dengan patah hati. Kisah emosional yang intens ini mengeksplorasi kehilangan, pengorbanan, takdir, dan harga dari sebuah cinta yang tidak ditakdirkan untuk bertahan lama.
- Liburan: Cinta di luar rumah. Cerita ini mengikuti karakter yang jatuh cinta saat sedang dalam perjalanan—baik itu pelarian ke tempat tropis, perjalanan darat spontan, petualangan kapal pesiar, atau musim panas di luar negeri. Bayangkan cinta lokasi saat liburan, ketegangan romantis di tepi pantai, atau jatuh cinta di negeri orang—romansa yang tak terpisahkan dari perjalanan itu sendiri.
- Dunia Kerja: Berlatar di lingkungan profesional, di mana rekan kerja, atasan, atau saingan kantor jatuh cinta satu sama lain.
b. Horor
- Komedi Gelap: Ketika rasa takut bertemu tawa, cerita-cerita ini memadukan skenario mengerikan dengan humor absurd. Mulai dari rumah berhantu dengan hantu yang sarkastik hingga apokalips zombi yang kacau karena waktu yang tidak tepat, kisah-kisah ini merangkul kekacauan, ironi, dan kelucuan kelam dari upaya bertahan hidup—sambil tetap tertawa di tengah kengerian.
- Makhluk dan Legenda: Cerita yang menampilkan makhluk-makhluk tak wajar, kriptid, atau monster cerita rakyat—seperti wendigo, chimera, atau banshee. Kisah-kisah ini sering mengeksplorasi ketakutan primitif, hal yang tak dikenal, atau legenda kuno yang menjadi nyata, dengan penekanan pada teror melalui konfrontasi fisik atau transformasi.
- Creepy Pasta: Cerita horor yang lahir di internet dan mengaburkan batas antara fiksi dan kenyataan, menyebar layaknya cerita rakyat digital. Mereka adalah kisah-kisah mencekam tentang permainan terkutuk, video berhantu, episode yang hilang, dan gangguan supernatural. Sama halnya seperti legenda populer Slender Man, Jeff the Killer, dan The Backrooms, cerita-cerita ini memanfaatkan ketakutan akan hal tak dikenal yang mengintai di balik layar—dan di dalam pikiranmu.
- Hantu dan Teror Gaib: Kisah seram yang berpusat pada roh, hantu, tempat terkutuk, atau gangguan paranormal. Sering kali melibatkan rumah berhantu, kerasukan, atau trauma tak terselesaikan dari mereka yang telah tiada.
- Gore dan Pembunuhan: Cerita yang berfokus pada kekerasan grafis, kematian, dan konten yang mengganggu—sering kali melibatkan pembunuh berantai, kanibalisme, atau balas dendam. Kisah-kisah ini meningkatkan rasa takut melalui citra visual yang kasar, kebrutalan psikologis, dan runtuhnya moralitas, mengeksplorasi sudut-sudut tergelap dari sifat manusia.
- Gothic: Cerita yang berakar pada tradisi horor Gothic, memadukan elemen supernatural dengan latar bangunan yang mulai runtuh atau terbengkalai (misalnya: kastel, ruang bawah tanah), emosi yang ekstrem, serta tema isolasi, kegilaan, atau pengetahuan terlarang. Sering kali sangat atmosferik, dengan karakter bergaya Byronic dan nuansa romansa yang mencekam.
- Psikologis: Horor yang mendalami pikiran—berfokus pada paranoia, trauma, delusi, atau keruntuhan moral. Cerita-cerita ini sering menampilkan narator yang tidak tepercaya, ketakutan yang terinternalisasi, atau distorsi identitas, menciptakan rasa ngeri melalui ketegangan dan manipulasi psikologis.
- Zombi: Cerita yang melibatkan mayat hidup—baik karena wabah, sihir, maupun kegagalan sains. Biasanya berlatar di lingkungan apokaliptik atau pasca-apokaliptik, narasi ini berfokus pada kelangsungan hidup, infeksi, runtuhnya tatanan masyarakat, dan ketakutan akan kehilangan sisi kemanusiaan.
c. Misteri
- Detektif Amatir: Misteri yang dipecahkan oleh nonprofesional—seperti remaja yang penasaran, penulis, pembuat kue, atau tetangga—yang terjebak dalam upaya pemecahan kasus kriminal. Contoh klasiknya adalah Nancy Drew atau Veronica Mars.
- Konspirasi: Misteri penuh kejutan yang melibatkan agenda tersembunyi, penutupan kasus, perkumpulan rahasia, serta pencarian kebenaran berbahaya yang ingin dikubur rapat-rapat oleh orang-orang berkuasa.
- Misteri Ringan: Misteri yang lebih "ringan" dan biasanya berlatar di kota kecil atau komunitas yang erat, sering kali dengan nada cerita yang ceria atau humoris. Cerita ini menghindari kekerasan grafis, dan lebih fokus pada teka-teki, karakter yang unik, serta detektif dadakan—sering kali mengusung tema makanan, hewan peliharaan, kerajinan tangan, atau buku. Pembunuhan tetap terjadi ... tapi biasanya di luar sorotan.
- Dark Academia: Misteri yang berlatar di lingkungan akademik—seperti sekolah berasrama, universitas, atau lingkaran elite intelektual—menampilkan perkumpulan rahasia, perilaku seperti sekte, dan karakter yang memiliki moralitas abu-abu.
- Detektif dan Polisi: Cerita yang berpusat pada penyelidik profesional—detektif, perwira, atau tim forensik—yang memecahkan kasus kriminal melalui investigasi metodis dan profil kriminal. Kisah-kisah ini sering menyertakan prosedur kepolisian, elemen hukum, atau interogasi yang menegangkan, serta dapat menampilkan polisi pemula, profesional berpengalaman, atau sistem peradilan yang tidak sempurna.
- Penculikan: Misteri di mana kejahatan utamanya melibatkan penculikan atau penghilangan orang—berfokus pada orang hilang, situasi penyanderaan, atau tebusan. Cerita ini sering kali menonjolkan urgensi emosional, ketegangan, dan pertaruhan yang dramatis, serta dapat mengikuti perjalanan penyelidik, korban, atau keluarga yang mencoba mengungkap kasus tersebut.
- Pembunuhan: Berfokus pada kasus pembunuhan dan misteri di balik pelakunya. Cerita-cerita ini biasanya berpusat pada pemecahan kasus melalui kerja detektif, petunjuk forensik, atau pengungkapan alibi—dengan ketegangan tinggi, kejutan (plot twist), dan pengungkapan siapa pelakunya (whodunit).
- Noir: Kisah kriminal yang kelam dan keras, kental dengan nuansa bayang-bayang, ambiguitas moral, dan karakter-karakter yang bernasib buruk. Detektif swasta, pengkhianatan ganda, dan bar yang penuh asap menjadi ciri khas gaya klasik ini.
d. Paranormal
- Malaikat dan Iblis: Cerita yang melibatkan makhluk surgawi dan neraka—seperti malaikat, iblis, setan, malaikat yang jatuh (fallen angels), atau pejuang langit. Kisah-kisah ini mengeksplorasi tema kebaikan vs.kejahatan, penebusan dosa, godaan, dan peperangan kosmik, yang sering kali berlatar atau merujuk pada alam seperti Surga, Neraka, atau Api Penyucian.
- Hantu: Cerita yang menampilkan roh, teror gaib, dan orang mati yang gentayangan. Kisah-kisah ini dapat mengeksplorasi urusan yang belum terselesaikan, tempat-tempat terkutuk, atau karakter yang merupakan hantu itu sendiri.
- Okultisme & Alam Baka: Mengeksplorasi tabir antara hidup dan mati, mulai dari pemanggilan arwah dan roh hingga kutukan, ritual, serta perjalanan melampaui liang lahat. Cerita-cerita ini sering kali mengaburkan batasan antara horor dan spiritualitas.
- Omegaverse: Subgenre yang berakar pada biologi alternatif, di mana karakter terbagi ke dalam peran sosial/fisik seperti alpha, beta, atau omega. Tema yang umum meliputi pasangan takdir (fated mates), dinamika kekuasaan, perilaku insting (seperti rut atau heat), dan struktur hierarki kelompok (pack).
- Makhluk Supernatural: Menampilkan berbagai macam makhluk mitologi dan paranormal di luar trope umum, seperti siren, malaikat pencabut nyawa, kitsune, succubus, serta makhluk hibrida atau makhluk spesifik dari budaya tertentu lainnya.
- Sekolah Supernatural: Berlatar di lingkungan akademik di mana para siswanya memiliki kekuatan atau identitas supernatural (misal: penyihir, vampir, manusia serigala).
- Vampir: Cerita yang berpusat pada vampir dan dunia mereka—baik yang bernuansa romantis, penuh aksi, maupun mengerikan.
- Manusia Serigala: Cerita yang berfokus pada manusia serigala dan kehidupan kelompok (pack), sering kali mengeksplorasi tema transformasi, dominasi, loyalitas, dan ikatan pasangan.
- Penyihir: Kisah yang menampilkan penyihir dan sihir dalam latar dunia nyata. Cerita-cerita ini sering kali melibatkan perkumpulan penyihir, kutukan, dan kemampuan merapal mantra.
e. Aksi dan Thriller
- Petualangan: Cerita penuh aksi yang berpusat pada perjalanan, misi, atau penjelajahan—sering kali melintasi medan berbahaya atau daratan asing. Narasinya mengikuti perjalanan para pahlawan saat mereka menghadapi tantangan fisik atau berjuang untuk bertahan hidup.
- Asasin dan Spionase: Kisah thriller yang berfokus pada operasi terselubung, pembunuh bayaran profesional, atau mata-mata yang menjalankan misi berisiko tinggi.
- Koboi: Drama penuh baku tembak tentang keadilan dan bertahan hidup di wilayah perbatasan yang tak kenal hukum. Kamu akan menemukan penjahat, jalur berdebu, duel yang meledak-ledak, dan kode moral yang keras di bawah terik matahari.
- Kriminal: Cerita bertempo cepat yang melibatkan dunia kriminal—seperti geng, mafia, atau sindikat bawah tanah.
- Bajak Laut: Petualangan seru di laut lepas yang penuh dengan peta harta karun, pemberontakan, dan kapten legendaris yang menghadapi bahaya serta pengkhianatan di setiap tikungan.
- Psikologis: Kisah thriller yang menyelami jauh ke dalam jiwa manusia, mengeksplorasi manipulasi, obsesi, trauma, dan ketidakstabilan mental. Cerita-cerita ini menggunakan ketegangan dan konflik karakter untuk mengungkap kerumitan pikiran atau kompleksitas dilema moral, sering kali menampilkan narator yang tidak tepercaya atau perjalanan emosional yang kelam.
- Olahraga: Kisah-kisah berisiko tinggi yang berlatar di dunia olahraga kompetitif, baik itu balapan melawan waktu, pertandingan yang diatur, atau dendam pribadi yang dilampiaskan di lapangan. Dari sirkuit Formula 1 yang kejam hingga intensitas brutal di ring tinju, cerita-cerita ini memadukan ambisi atletik dengan bahaya dan penyelewengan.
- Bertahan Hidup: Cerita tentang perjuangan menghadapi situasi ekstrem yang sering kali mengancam nyawa—seperti zona perang, gurun yang tandus, atau isolasi di alam liar.
- Perang dan Militer: Kisah thriller yang berpusat pada pertempuran, misi militer, atau dampak emosional dari peperangan. Menampilkan tentara, perwira, atau unit taktis, cerita-cerita ini menggambarkan konflik di medan perang atau dalam kehidupan militer.
Nah, itu tadi beberapa genre dan subgenre awal yang menurut preferensi saya paling sering berseliweran di beranda Wattpad belakangan ini sesuai algoritma. Namun, perjalanan kita belum selesai sampai di sini saja. Masih ada sederet genre/subgenre unik lainnya yang mungkin saja salah satunya merupakan genre/subgenre favorit kamu.
Biar tidak terlalu panjang dan lelah mata ini menatap ponsel. Pembahasan lanjutan saya bagi di postingan yang terpisah alias pada bagian 2. Pastikan kamu tidak melewatkan kelanjutan artikel ini. Sampai jumpa di postingan selanjutnya.
Catatan: *daftar ini bisa jadi berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan.